Festival Tanjung Kelayang 2018 : Paduan Eksotika Geopark dan Budaya Masyarakat

BELITUNG, 15 November 2018. Pulau Belitung telah terkenal dengan pemandangan alam geopark yang eksotik dan keramahan masyarakatnya. Dengan ditambah adanya event pariwisata sebagai alat promosi, diharapkan mampu  mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk melayani wisatawan yang datang ke daerahnya.

“Festival Tanjung Kelayang kali ini berlangsung 15-19 November 2018 dan memasuki tahun ke-dua penyelenggaraan ini masuk dalam tahap kemasan domestik”, ujar Bupati Belitung Sahani Saleh pada pembukaan event Festival Tanjung Kelayang, pada hari  Kamis (15/11/2018) kemarin di Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Sahani menambahkan bahwa dengan menjadikan Pariwisata sebagai sektor unggulan, pertumbuhan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Belitung sudah hampir 70 persen.

Sektor pariwisata merupakan salah satu andalan Kabupaten Belitung yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat. ” Hal ini dapat dilihat dari hotel dan rumah makan yang terus tumbuh sehingga diharapkan dapat mengikis sektor pertambangan,” ujar Sahani.

Haryoso selaku Staf Ahli Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bangka Belitung, mengatakan bahwa adanya sektor pariwisata provinsi Bangka Belitung yang tumbuh pesat menjadi bukti tingginya CEO Commitment terhadap pariwisata. “Untuk Belitung, pariwisata bisa menjadi yang paling utama. Kesadaran masyarakatnya untuk membangun dan fokus terhadap pariwisata pun kian tumbuh. Sebagai indikatornya, PAD Provinsi Bangka Belitung sebesar 43 persen dari sektor pariwisata. Pun begitu dengan pertumbuhan wisatawan asing (wisman) mencapai 83 persen, dan wisatawan nusantara tumbuh sebesar 11 persen,” ungkap Haryoso. Hal ini didukung dengan komitmen pemerintah provinsi Bangka Belitung yang tengah menyiapkan 127 event pariwisata di Kabupaten, Kota dengan sekala nasional dan internasional di tahun mendatang.

Ditambah lagi dengan adanya penerbangan  di Bandara H.A.S Hanandjoeddin telah menerima penerbangan dari Singapura ke Tanjung Pandan Belitung, secara reguler empat kali dalam seminggu. “Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara serta mempercepat terwujudnya Tanjung Kelayang dan Belitung menjadi destinasi berkelas dunia,” tutup Haryoso. (*)